Mau bikin kaos untuk event, seragam kantor, merchandise, atau personal brand? Pilihan teknik cetak sangat mempengaruhi hasil akhir, ketahanan, dan budget. Mari kita bandingkan tiga teknik utama.
Sablon Manual (Screen Printing)
Proses: Tinta didorong melalui screen/film ke kain โ satu warna per screen. Kelebihan: Warna solid & vibrant, tinta tebal & terasa, sangat tahan lama (50-100+ cucian), harga per unit makin murah pada qty besar. Kekurangan: Setup cost tinggi (perlu buat film per warna), tidak cocok untuk desain gradasi/foto, minimum 12 pcs. Cocok untuk: Seragam, merchandise, event besar, desain 1-4 warna solid.
DTG (Direct-to-Garment)
Proses: Printer khusus mencetak langsung ke kaos โ seperti printer inkjet untuk kain. Kelebihan: Bisa full color, foto, gradasi, tidak ada minimum order (bisa 1 pcs), desain kompleks tanpa biaya tambahan. Kekurangan: Tinta tidak setebal sablon, ketahanan 20-40 cucian, harga per unit lebih mahal. Cocok untuk: Sample, qty kecil (1-50), desain foto, personal gift.
Bordir (Embroidery)
Proses: Benang dijahit ke kain dengan mesin bordir komputer. Kelebihan: Sangat tahan lama (bertahun-tahun), look premium & profesional, tekstur timbul. Kekurangan: Tidak cocok untuk desain detail kecil/gradasi, setup digitizing diperlukan, warna terbatas pada benang yang tersedia. Cocok untuk: Seragam perusahaan, topi, jaket, logo simple di dada/lengan.
Rekomendasi
Qty 1-12 pcs desain foto: DTG. Qty 12+ desain 1-3 warna solid: Sablon manual. Logo professional di seragam: Bordir. Budget terbatas: Sablon manual qty banyak. Mau satu-satu warna beda: DTG. Diskusikan proyek Anda โ kami bantu pilih teknik terbaik.